Mengenal Bahan Kerudung

Bahan kerudung Bisnis kerudung dan mukena makin banyak diminati. Terutama di bulan Ramadhan. Efek positif Ramadhan membuat banyak muslimah yang sadar akan kewajiban berhijab maka beramai-ramailah mereka mengenal bahan kerudung sebelum membelinya.

Kerudung tidak sekadar penutup kepala. Karena kita tinggal di daerah tropis, maka diperlukan kerudung dengan bahan yang nyaman dipakai serta tidak membuat gerah. Di pasaran, banyak beredar kerudung dengan jenis dan bahan beraneka ragam. Kita sudah pernah membahas jenis kerudung, sekarang akan kita bahas berbagai bahan kerudung. Di antaranya adalah:

  1. Bahan katun. Bahan katun ini agak tebal, tidak transparan, lumayan adem saat dipakai. Biasanya bentuknya segi empat sehingga penggunaannya cukup mudah. Tinggal dibentuk segitiga kemudian dipertemukan kedua ujungnya dengan jarum. Ditambah hiasan bros sudah cukup menarik. Kerudung ini banyak dipakai oleh para pelajar ke sekolah. Ada yang polos dengan warna putih, maupun dengan motif dan warna lain.
    Kelebihan: selain adem dan nyaman dipakai, bahan katun ini lumayan awet selama perawatannya benar.
    Kekurangannya: karena kainnya yang agak tebal, jadi tidak bisa dikreasikan dengan berbagai macam gaya. Jadi terbilang sederhana.
    Cara perawatannya: dicuci seperti biasa tanpa pemutih pakaian, disetrika kalau sudah kering dan dilipat rapi.
  2. Bahan katun paris. Mirip dengan bahan katun, hanya lebih tipis dan mudah dibentuk serta dikreasikan. Warnanya beragam, teksturnya lebih lembut dan harganya relatif terjangkau. Sebaiknya kalau hendak memakai kerudung bahan paris ini, gunakan dobel atau bisa pakai dalaman yang lebih tebal supaya tidak transparan. Kekurangannya: bahan ini bisa mudah rusak karena jarum atau peniti, karena itu cara mengatasinya adalah dengan rajin menyetrikanya dan segera cuci setelah digunakan. Cara perawatannya pun mudah, cuci dengan sedikit deterjen kemudian jangan dijemur di bawah sinar matahari langsung, cukup diangin-anginkan saja.
  3. Bahan spandek. Bahan ini yang banyak diminati karena selain adem dan tebal, juga lentur dan banyak ragamnya. Tampak mengkilat, apalagi jika sering disetrika dengan suhu rendah. Bahannya jatuh, tidak kusut, dan biasanya ditambahkan dengan hiasan payet atau tali. Perawatannya mudah, dicuci seperti biasa dan dijemur di bawah sinar matahari, lalu disetrika. Walaupun tidak disetrika, bahan ini tidak mudah kusut. Kekurangannya: dalam memilih bahan spandek ini, sesuaikan dengan bentuk kepala dan bagian depan badan supaya tidak membentuk (ketat). Selain spandek biasa, juga ada bahan spandek super, yang kualitasnya lebih bagus lagi. Harganya, memang lumayan lebih mahal, tetapi bisa awet bertahun-tahun.
  4. Bahan kaos. Bahan ini juga banyak diminati, karena selain tebal dan tidak membuat gerah, juga mulur/lentur apalagi setelah dicuci berkali-kali. Namun hati-hati ketika mencucinya, jangan disikat. Cukup dikucek seperlunya saja, dijemur bagian dalamnya kemudian setrika dengan suhu sedang.

Masih banyak bahan-bahan kerudung lainnya, apapun pilihan kita, pastikan itu nyaman dan memenuhi standar syariat.[]

Related posts:

Ada Beban; Ada Pundak
Dakwah itu Cinta
Jalan Cahaya; Episode Masuk Islamnya Umar bin Khattab

0 Comments